InspirasiKuliner

Mantan Bankir yang Sukses Hijrah ke UMKM: Jualan Nasi Kuning Gurih Dekat RSUD Kalisari Batang

BATANG – Dunia UMKM di Kabupaten Batang kembali diramaikan dengan hadirnya sosok inspiratif: Bang Edi, mantan pimpinan bank yang memutuskan untuk hijrah dan merintis usaha kuliner. Pilihan hidupnya ternyata tidak sia-sia. Lewat racikan nasi kuning dan nasi briyani khas rasa Arab, ia berhasil menarik perhatian warga hingga pendapatannya kini disebut-sebut tembus di atas Rp100 ribu per hari.

Usaha ini berlokasi di kawasan strategis, tepatnya di Jalan Dokter Sutomo, area Taman Lumba–Lumba, tak jauh dari RSUD Kalisari Batang. Lokasi tersebut selalu ramai dilintasi warga, tenaga kesehatan, hingga keluarga pasien, sehingga menjadi titik yang sangat potensial bagi para pelaku usaha kecil.

Rasa Gurih dan Rempah Alami Jadi Kunci

Menurut keterangan Pa’ Imam R, salah satu pelanggan setia, menu racikan Bang Edi memiliki citarasa unik yang sulit ditemukan di tempat lain. Nasi kuningnya dikenal gurih, lembut, dan kaya rempah, sementara nasi briyaninya menawarkan aroma khas Timur Tengah namun tetap cocok di lidah masyarakat Indonesia.

“Rasanya gurih, alami, dan harganya sangat murah. Bahannya banyak rempah-rempah, jadi lebih sehat dan mantap,” ujar Pa’ Imam R melalui pesan singkat.

Menu yang ditawarkan pun sangat terjangkau. Dengan harga hanya Rp6.000–Rp8.000, pembeli sudah bisa menikmati seporsi nasi kuning atau briyani lengkap dengan lauk pelengkap. Harga tersebut membuat banyak warga penasaran dan akhirnya menjadi pelanggan tetap.

Pengunjung Menilai: Enak, Nikmat, dan Sehat

Awan, salah satu pengunjung yang sempat mencicipi menu Bang Edi, mengaku terkesan. Menurutnya, rasa nasi kuning buatan Bang Edi memiliki karakter khas yang membuatnya berbeda dari nasi kuning pada umumnya.

“Nikmat banget, gurih, dan rempah-rempahnya terasa. Yang paling penting pakai bumbu alami, jadi lebih sehat,” ungkap Awan.

Kesan positif dari para pelanggan inilah yang membuat usaha Bang Edi semakin dikenal. Dengan kualitas rasa yang konsisten dan harga yang ramah kantong, tak heran jika setiap harinya ia mampu menghasilkan pendapatan di atas Rp100 ribu, bahkan berpotensi meningkat saat akhir pekan.

Dari Bankir ke Pedagang: Perjalanan Inspiratif

Perjalanan Bang Edi patut dijadikan inspirasi. Setelah lama berkarier sebagai pimpinan bank, ia memilih banting setir ke dunia UMKM demi mengejar kemandirian dan semangat wirausaha.

Keberhasilannya menunjukkan bahwa profesi bukanlah batasan untuk terus berkarya. Dengan keberanian dan keuletan, Bang Edi membuktikan bahwa hijrah dari dunia perbankan ke kuliner bisa menjadi jalan rezeki yang menjanjikan.

Kini, usaha nasi kuning dan briyani miliknya terus berkembang dan menjadi salah satu pilihan favorit masyarakat Batang, khususnya di sekitar RSUD Kalisari.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button